Music Studies

Sisi lain Musik Sebagai Sarana Teror Psikologis

Inesia.ARTSecara umum musik sebagai sarana hiburan, karena hiburan maka musik memberikan efek menyenangkan. Tetapi dalam kondisi tertentu musik dapat memberikan efek yang tidak menyenangkan. Percaya atau tidak coba saja diamati sendiri…..heheheh

Musik, selain daripada sebagai sarana hiburan, artistik musik juga merupakan suatu tujuan dengan maksud bahwa musik itu sebagai bentuk propaganda sebagai kekuatan simbolik, politik, ekonomi dan sebagainya. Musik mempunyai banyak tujuan dalam “pengertian tertentu”.

Kata liputan 6 bahwa musik juga ternyata dapat digunakan sebagai media dalam upaya memberikan teror terhadap seseorang dalam kondisi tertentu. Ada bocoran bahwa CIA (Central Intelligence Agency) menggunakan musik sebagai alat atau media dalam menyiksa para tahanan narapidana. Tujuan musik ini adalah memberikan tekanan secara psikologis kepada tahanan agar pihak CIA lebih mudah mengorek informasi yang dibutuhkan untuk membongkar sindikat atau jaringan kasus kejahatan.

CIA merupakan suatu organisasi berpusat di Amerika yang khusus menangani masalah kriminalisasi tingkat tinggi di dunia seperti kejahatan narkoba, pembunuhan, terorisme dan lainnya.

Sama halnya dengan apa yang dikatakan dalam wowmenariknyadotcom para tahanan mendapat siksaan dengan cara lain, mereka (para tahanan) diperdengarkan musik dengan volume suara yang besar dalam waktu berhari-hari. Hal ini dilakukan untuk mengganggu emosi serta pola tidur tahanan itu….

Mungkin ada pertanyaan bahwa kenapa musik dijadikan sebagai media untuk menyiksa para tahanan untuk membongkar sindikat kejahatan. Barangkali juga ini-meskipun tidak baru, akan tetapi bisa menjadi solusi atau cara baru dan mengganti cara lama atau sebagai alternatif dalam membongkar sindikat kejahatan.

Musik ada dimana-mana, mungkin dalam kondisi dan tempat dimana kita berada selalu kita bersentuhan dengan musik. Sehingga musik menjadi bagian yang erat dalam kehidupan manusia, musik menjadi media interaksi antara manusia satu dengan yang lainnya.

Dengan begitu musik merupakan aktifitas sosial dimana musik punya pengaruh terhadap perilaku manusia. Bahkan saking berpengaruhnya musik terhadap perilaku manusia, sehingga perkembangan jenis musik tertentu yang beredar dalam masyarakat cenderung perlu disikapi dan terima masyarakat secara hati-hati, hal ini dikhawatirkan membawa dampak tertentu. Dicontohkan bahwa dimasa lampau kehadiran musik Jazz dapat merusak kekhusukan musik gereja (Juslin dan Sloboda, 2001-dalam Djohan).

Selanjutnya dikutip dalam Djohan dikatakan oleh Vink (20001), pengaruh musik terhadap perilaku-bahwa elemen-elemen dalam musik punya tugasnya masing-masing untuk mendukung suatu terapi perilaku. Dalam kehidupan lainnya musik diyakini memiliki dampak khusus terhadap perilaku sebab suatu jenis musik tertentu dianggap dapat membawa respon yang berbeda dari perilaku manusia.

Mendengarkan musik dalam kehidupan sehari-hari dengan intensitas tinggi mungkin hal yang biasa saja bagi masyarakat umum. Berbeda tentu saja dengan tahanan yang pada prinsipnya secara psikologis sudah dalam tekanan dan emosi yang labil.

Apalagi ketika tahanan diperdengarkan musik dengan volume yang tinggi dalam waktu berhari-hari dapat mendapatkan gangguan emosi berupa kecemasan berlebihan, dan dapat mengakibatkan suatu depresi berdasarkan pandangan tersebut di atas.

Ada beberapa jenis musik dan karakternya sesuai dengan konteks kebutuhan penanganan kasus dengan memberikan turbulens (goncangan yang disebabkan karena pengaruh atau faktor eksternal).

  • Musik pop dengan lirik tajam terhadap gaya hidup dan penyampaiannya kasar contoh lagunya Eminem
  • Irama pop dan kekentalan dengan pendidikan ala Amerika Serikat-Barney & Friends
  • Musik dan lagu-lagu dengan tempo cepat dengan tema depresi-yang menceritakan tentang depresi yang menyebabkan mimpi buruk disetiap malam contohnya Metallica-Enter sand man
  • Musik dan lagu yang rumit sehingga sulit dipahami maknanya
  • Musik dan lagu yang bertemakan tentang semarak pesta dan bisa jadi lagu tersebut sebagai suatu gambaran palsu bagi tahanan, contohnya Bee Gees
  • Lagu dengan tema kebebasan tujuannya untuk menekan dan merusak kondisi mental tahanan contohnya Chriatina Aguilera-Dirty

Beberapa musik di atas digunakan dalam meneror tahanan. Pada prinsipnya beberapa elemen musik itu berperan dalam memberikan suatu tekanan mental melalui tempo, irama, volume bunyi/suara serta pendukung lainnya.

Makassar 4 Oktober 2018