Social & Culture

Makassar Eight Festival (F8 2018) Kembali digelar

Inesia.ART – Makassar Eight Festival 2018, salah satu program pemerintah yang bertujuan sebagai pemberdayaan ekonomi kreatif sekaligus sebagai wadah dalam membangun relasi dan komunikasi melalui seni dan budaya antar masyarakat secara luas.

Makassar kembali dimeriahkan dengan diadakannya kembali Makassar Eight Festival 2018 dengan tema “Unity in Diversity” bertempat di anjungan Losari tanggal 10-14/10/2018. Seperti tahun lalu, dalam Festival tahun ini juga akan menampilkan beberapa item acara pokok sebagaimana Makassar Eight Festival yang terdiri dari 8 item acara yaitu Food & Ftuit, Fashion, Fusion Music, Flora & Fauna, Fine Art & Film dan Fiction writer & Found.

Makassar Eight Festival sendiri sudah ketiga kalinya di adakan di Makassar dan digadang-gadang sebagai salah satu event tahunan dengan penuh gengsi. Event ini juga sebagai ekspektasi pemerintah maupun masyarakat dapat menumbuh kembangkan stabilitas perekonomian yang lebih mapan dengan pemberdayaan ekonomi kreatif Makassar Sulawesi Selatan.

Barangkali demikian bahwa untuk menarik wisatawan perlu diadakannya suatu event dengan sarat gengsi, misalnya saja para pesertanya juga bukan hanya penonton atau peserta domestik tapi lebih pada peserta mancanegara. Dengan begitu akan terbentuk suatu jaringan komunikasi seni dan budaya.

Seperti yang sudah rilis di Tribun, bahwa ada beberapa negara yang sudah menyatakan ikut sertaannya dalam event tersebut. katakanlah seperti Singapura, Prancis, Inggris, Malaysia, Rusia, Australia dan mungkin masih banyak lagi.

Semua item acara akan menarik perhatian pengunjung dengan segala bentuk hiburan, kuliner maupun acara-acara lainnya, apalagi dalam event tersebut akan dimeriahkan oleh artis-artis ibukota, dan sayangnya di Makassar belum ada artis yang sering masuk TV.  Tapi tak apa, yang penting meriah sabar saja.

Mungkin dalam acara tersebut akan tambah semarak dan menarik dengan pertunjukan karya sastra oleh Asia Ramli di Panggung utama dalam sub item acara Fiction Writer & Found.

Asia Ramli Prapanca yang baru-baru ini sudah dinobatkan sebagai Doktor dalam pencapaian pendidikannya, beliau adalah koordinator sub dalam event ini. Asia Ramli Prapanca mengembangkan tulisan sastra dalam konsep pertunjukan sastra.

Untuk Fiction Writer & Found akan menampilkan pertunjukan sastra dengan menampilkan dua karya yang akan mengisi panggung utama.

Karya-karya yang akan dipentaskan oleh Asia Ramli adalah The Eyes of Marriage dan Mata Air Kehidupan akan kembali ditampilkan dan khusus The Eyes Of Marriage, mereka akan berkolaborasi dengan dua pemusik dari Australia.

Menurut DR. Asia Ramli Prapanca menyatakan bahwa “akan banyak undangan bahkan peserta yang mendaftar dalam event ini, khususnya di Fiction Writer & Found. Di Fiction Writer & Found khususnya bertemakan “Dunia Silam yang Bersengketa” kami akan menampilkan konten acara seperti dongeng melalui Komunitas Heru Dongeng, Musikalisasi puisi dari Tangan Perkusi, Aksara dan ISBI, pertunjukan pantun dari UNHAS, launching buku, dialog sastra dan kebudayaan, pameran buku dan lainnya”.