NEWS

WD III FSD – UNM adakan Pelatihan Pembuatan Souvenir Olahan Limbah Koran di Pesantren

Inesia.ARTSeni dan kreativitas selalu berkesinambungan dalam membuat sesuatu yang bernilai dan mempunyai manfaat. Manfaatnya macam-macam salah satunya adalah manfaat ekonomis. Dengan modal keterampilan yang dimiliki, bahan-bahan yang mungkin tidak berguna menjadi lebih berguna……

Fakultas Seni dan Desain UNM, dalam hal ini DR. Andi Ihsan, M.Pd sebagai wakil dekan III bekerja sama dengan dosen FIP UNM (Dr. Awaluddin Muin, M. Sn) melakukan pelatihan kepada santri pesantren DDI Mangkoso. Tujuannya agar selalin memiliki pengetahuan dibidang agama, mereka juga memiliki soft skiil yang tentunya sangat berguna dalam mengembangkan keterampilan sekaligus memiliki nilai ekonomis.

Kegiatan ini dilakukan selama bulan September 2018 yang melibatkan beberapa santri, baik putra maupun putri. para santri mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

pelatihan tersebut menghasilkan berbagai jenis produk yang bisa bernilai ekonomis diantaranya souvenir, assesories rumah tangga yang diolah dengan material koran bekas.

Ini merupakan suatu bukti bahwa keterampilan dalam hal berkarya seni sangat dibutuhkan oleh mereka dan perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak kedepannya. Seperti kita ketahui bahwa pesantren merupakan suatu institusi pendidikan yang mempunyai visi dalam hal keagamaan, suatau aktifitas keagamaan seperti yang pesantren yang ada di daerah Mangkoso.

Pesantren DDI Mangkoso Kab. Barru merupakan pesantren yang bisa dikatakam memiliki reputasi dan nama besar yang baik dan cukup dikenal di Sulawesi Selatan. Siswanya berasal dari berbagai daerah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan bahkan ada yang berasal dari luar provinsi.

 

View this post on Instagram

 

Seni dan kreativitas selalu berkesinambungan dalam membuat sesuatu yang bernilai dan mempunyai manfaat. Manfaatnya macam-macam salah satunya adalah manfaat ekonomis. Dengan modal keterampilan yang dimiliki, bahan-bahan yang mungkin tidak berguna menjadi lebih berguna. Fakultas Seni dan Desain UNM, dalam hal ini DR. Andi Ihsan, M.Pd sebagai wakil dekan III bekerja sama dengan dosen FIP UNM (Dr. Awaluddin Muin, M. Sn) melakukan pelatihan kepada santri pesantren DDI Mangkoso. Tujuannya agar selalin memiliki pengetahuan dibidang agama, mereka juga memiliki soft skiil yang tentunya sangat berguna dalam mengembangkan keterampilan sekaligus memiliki nilai ekonomis. Kegiatan ini dilakukan selama bulan September 2018 yang melibatkan beberapa santri, baik putra maupun putri. para santri mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. >Selengkapnya di link bio< #inesiaART #art #seni #universitasnegerimakassar #fakultassenidandesain

A post shared by Inesia Art (@inesia.art) on

Seperti pada umumnya, santri pesantren lebih dominan hanya belajar dan belajar keagamaan dan waktu senggang biasanya di isi kegiatan olah raga atau waktu senggang itu berlalu begitu saja. Menurut bapak DR. Andi Ihsan mengatakan “mereka (para santri) tidak mengisi waktu luang mereka dengan mengisi suatu kegiatan keterampilan lain, misalnya saja bagaimana mereka membuat suatu keterampilan membuat kerajinan olahan limbah dengan memanfaatkan koran bekas.

Nantinya koran bekas itu bisa diolah menjadi assesoris dan souvenir berupa cermin, asbak, rumah-rumahan, tempat tissu dan sebagainya”.

Mengingat bahwa di Mangkoso Kab. Barru banyak ditemui koran maupun majalah bekas yang berserakan, bertumpuk menjadi sampah. Masyarakat tidak memikirkan bagaimana koran atau majalah bekas itu bisa dimanfaatkan menjadi suatu karya seni dan bernilai ekonomis.

Oleh karena itu, melalui pesantren dalam hal ini santri, dibekali suatu keterampilan dalam mengolah limbah koran atau majalah sehingga dapat menambah atau bernilai seni dan ekonomi yang lebih mapan.