Music Studies

Musik Is Fun….tastic

Musik selalu menempati ruang dalam lingkungan sosial masyarakat, entah sadar atau tidak sadar, musik menjadi  berinteraksi dalam kehidupan manusia. Musik juga selain sebagai hiburan, musik mampu memberikan informasi secara emosional….musik sebagai sarana komunikasi yang luas….

inesia.Art – Ngomong-ngomong Soal musik, semua orang mungkin tau apa itu musik secara umum. Banyak orang punya pengertian mengenai musik, ada yang mengartikan musik sebagai sesuatu yang menyenangkan, sesuatu yang indah, struktur nada, pemaduan bunyi ini dan bunyi itu, bunyi yang teratur dan sebagainya.

Ya pada dasarnya musik adalah berhubungan dengan bunyi, tapi tidak semua bunyi adalah musik. Bunyi sebagai unsur utama, meskipun ada bunyi yang terdengar dan tidak terdengar, namun intinya musik harus ada bunyi.

Dengan begitu, pada umumnya kenikmatan musik ada pada bunyi, namun tidak cukup hanya itu, bunyi mesti dipikirkan bagaimana struktur bunyi yang bikin membuat orang bisa menikmatinya. Saya kira butuh waktu dan ketekunan dalam mempelajari struktur bunyi dan segala macam faktor pendukungnya.

Untuk mencapai struktur bunyi yang baik, mesti mempelajari mekanisme komposisi musik. Kerja seperti ini biasanya dilakukan oleh komposer. Perlu diketahui bahwa komposer merupakan orang dengan kemampuan istimewa, punya wawasan yang dalam-luas, tau seluk beluk sistem komposisi musik, mempunyai suatu kepekaan dan imajinasi yang tinggi, dan sebagainya dan anda boleh cari di gugel apa itu komposer.

Tulisan ini merupakan ulasan dari kegiatan workshop musik di menara Phinisi beberapa hari lalu.

Pada dasarnya musik dibuat untuk dinikmati. Cara menikmati musik tentu saja beda-beda setiap orang. Tapi kita tidak usah mengusik cara orang menikmati musik, musik toh pada dasarnya untuk semua orang…..musik itu menyenangkan….. Semua suka musik….!!! demikian Mauro Goia menegaskan  dalam mengawali Whorkshop musiknya yang ber-tema “Eksplorasi Language Of Music” di Ballroom menara Phinisi UNM pada tanggal 22/10/2018. Para peserta dalam workshop tersebut dominan Mahasiswa Fakultas Seni dan Desain.

Mauro Goia merupakan seorang Italia dan seorang Doctor, musisi, komposer dan aranjer. Istrinya sendiri merupakan asli Indonesia yang berasal dari Sumatera-Medan, sekaligus pada hari itu menjadi pemandu dan translater.

Pada kesempatan itu pula Mauro Goia menjelaskan bahwa musik merupakan suatu media kesenangan. Musik merupakan suatu alat komunikasi universal oleh dan dari siapapun. Dominan orang membuat suatu kata-kata dalam menvungkapkan dan mengekspresikan sesuatu, akan tetapi terkadang kata-kata itu terlalu retorik akhirnya tujuannya hilang, yang ada hanyalah permainan struktur kata.

Berbeda dengan musik, bagi orang yang berkecimpung dalam dunia musik beranggapan bahwa musik mempunyai bunyi dan efeknya yang bisa mempunyai kekuatan lain yang bahkan lebih ekspresif dari kata-kata maka musik dipilih sebagai ungkapan pikiran dan perasaan yang dikomunikasikan secara non verbal (McDermott:2013).

semua orang boleh menikmati musik dengan senang dan sesukanya. Musik seperti bahasa yang dapat mampu dipahami oleh siapapun. Dalam konteks ini, musik sebagai sarana untuk mengekspresikan sesuatu, suka ataupun tidak suka, paham atau tidak paham.

Pada kondisi tertentu musik menyampaikan suatu kesan dimana seseorang ketika mendengarkan musik, kecenderungan orang ketika senang maka dominan orang akan mendengarkan musik dengan nuansa ceria dan dalam kondisi murung akan tersalurkan dengan musik melankolis. Artinya musik juga menentukan sikap bathin, dari semua itu adalah komunikasi menempati hal yang paling sentral dengan dimensi sosial, musik merupakan suatu komunikasi antar manusia (Sugiharto:2013)

Pada saat Whorkshop, dari awal sampai akhir, Mauro Goia tampak enjoy dan selalu berusaha membuat suasana menjadi menyenangkan. Setiap waktu, gerakan maupun ritmenya dia atur sedemikian rupa, dia membuat tensi lebih dinamis….dan hasilnya sepanjang workshop berjalan peserta jadi antusias. Music is Fun…

Melihat materi workshop pada hari itu, Mauro Goia lebih banyak memberikan materi pendidikan musik untuk sebagai bahan ajar bagi siswa maupun mahasiswa ketimbang komposisi musik secara lebih jauh. Dalam materi workshop tersebut, para peserta dilibatkan dalam mengimplementasikan musical eksperience (pengalaman musikal).

Beberapa perwakilan peserta dari mahasiswa diminta untuk mengekspresikan suatu situasi atau kondisi sosial baik secara individu maupun secara komunal.  Misalnya saja dua orang mahasiswa diminta untuk memperagakan suatu situasi kalut, senang dalam bentuk teatrikal, selanjutnya musik membaca situasi itu dengan penggunaan struktur melodi, ritme, irama, dinamika dan lainnya.

Pembacaan musik dalam hal tersebut tentu saja tidak bisa dengan sembarangan, tetapi harus mempertimbangkan ranges nada atau register-wilayah nada yang cocok. Tidak hanya itu, tempo, irama dan penggunaan tangga nada menjadi pendukung dalam mencapai hal yang dimaksudkan.

Jadi dalam membuat musik mestinya mempertimbangkan suatu konsep ide gagasan musik apa yang ingin dibuat. Pada momen itu, Mauro Goia lebih banyak memberikan contoh ide gagasan membuat musik sederhana dan bersumber dari hewan seperti singa, kupu-kupu, ular, kucing, gajah alam dan lainnya. Objek tersebut disediakan sebagai inspirasi dalam menerjemahkan sosok, sifat maupun karakternya masing-masing dalam komposisi musik dengan unsur dan elemen musiknya.

Hal paling mendasar yang digunakan dalam pengolahan musikal adalah unsur musik melodi, irama dan harmoni. Ketiga unsur ini menjadi pokok yang mesti betul-betul jadi perhatian.

Makassar 27 Oktober 2018