Music Studies

Antisipasi masa Pandemi, Dua Dosen Pendidikan Sendratasik

Antisipasi masa Pandemi, Dua Dosen Pendidikan Sendratasik

 Memberikan Pelatihan Apresiasi Musik Vokal

Adanya pelatihan ini, jika peserta benar-benar melatih kemampuan apresiasinya, akan berdampak pada beberapa hal semisal kepekaan terhadap menilai karya yang bagus, itu akan cukup membantu dan menjadi bagian penting pada kelompok paduan suara.

inesia.Art– Pandemi covid 19 yang berkepanjangan, memberikan dampak perumahan yang begitu kompleks terhadap berbagai aktifitas sosial tak terkecuali aktifitas seni  Paduan Suara Phinisi Choir Universitas Negeri Makassar. Kegiatan yang biasanya rutin mereka lakukan menjadi terhambat dengan kondisi ini.

Selama masa pandemi, peserta cenderung pasif dalam rutinitas, apalagi rutinitas ini memerlukan intensitas peetemuan yang lebih sering dengan cara tatap muka, hal ini untuk menjaga kualitas kemampuan bernyanyi yang baik dan erkualitas. Dalam program latihannya mereka kerap menggunakan referensi partitur lagu yang mereka pelajari.

Kondisi demikian, membuat Hamrin Samad, S. Pd, M. Sn selaku dosen yang punya peran dalam pengembangan seni suara berinisiatif melakukan pelatihan apresiasi music vokal. Beliau berpikir bahwa dengan pelatihan yang diberikan, akan mampu mengantisipasi beberapa kendala yang menjadi bagian vital pada pembelajaran kelompok paduan suara. Pelatihan yang diberikan berupa mengapresiasi karya musik vokal sehingga peserta memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi karya musik vokal yang memiliki standar kualitas yang bagus.

Bapak Hamrin mengatakan bahwa tentunya dengan adanya pelatihan ini, jika peserta benar-benar melatih kemampuan apresiasinya, akan berdampak pada beberapa hal semisal kepekaan terhadap menilai karya yang bagus, itu akan cukup membantu dan menjadi bagian penting pada kelompok paduan suara tersebut.

Kegiatan tersebut mereka lakukan dibantu oleh bapak Dr. Andi Ihsan, S. Sn, M. Pd. Mereka berdua merupakan dosen prodi pendidikan Sendratasik fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Mereka merancang dan melaksanakan kegiatan tersebut dengan sasaran kelompok paduan suara Pinisi Choir Universitas Negeri Makassar.

Menurut Dr. Andi Ihsan, mereka memilih kelompok ini atas dasar sebagian besar pesertanya berasal dari fakultas di luar seni, sehingga peserta tersebut hanya memiliki kemampuan bernyanyi saja tanpa kemampuan bagaimana melihat atau mengetahui karya musik vokal yang baik pungkasnya.

Meskipun terkadang dalam proses mencari aransemen lagu baru, tidak jarang mereka harus mengeluarkan dana khusus untuk pelatih yang sengaja dipanggil untuk membuat aransemen atau lagu baru yang akan dilatihkan. Menurut hamrin Samad, ini sangat tidak efesien karena selain harus mengeluarkan anggaran untuk pembuatan aransemen, tentunya mereka juga nantinya akan dikenakan biaya untuk melatihkan aransemen atau lagu baru yang akan dinyanyikan. Untuk Kegiatan pelatihan ini kami laksanakan kurang lebih selama tiga bulan dan bertempat di jl. Dg Tata Raya, kompleks Permata Mutiara, Ruko Dyland Corner lantai 2 Makassar, katanya.

Kegiatan ini juga dilakukan secara virtual dengan menggunakan aplikasi zoom meeting. Namun meskipun dilaksanakan secara virtual, antusias peserta sangat tinggi dilihat dari respon peserta setiap pertemuan yang dilakukan. Banyak pertanyaan-pertanyaan peserta terkait dengan pelatihan apresiasi ini, mereka sangat ingin mengetahui bagaimana cara agar mereka mampu mengidentifikasi sebuah karya lagu yang baik.

Andi Ihsan sendiri mengatakan bahwa kemampuan mengapresiasi ini sangat baik dimiliki oleh peserta, karean akan berdampak pada kemampuan individu untuk menciptakan karya atau aransemen yang tidak kalah dengan karya besar lainnya, sehingga Pinisi choir akan bisa lebih maju, dan tentunya penganggaran yang biasanya mereka peruntukkan untuk membayar pelatih  bisa di alohkan pada penganggaran lainnya.

Hamrin Samad dan Andi Ihsan, berharap dengan pelatihan ini, akan menghasilkan            output peserta yang mampu menguasai apresiasi karya lagu tersebut, dan selanjutnya bisa mewariskan pada generasi-generasi anggota pinisi choir yang berikutnya. Tentunya ini juga diharapkan akan memberikan dampak prestasi yang lebih baik lagi bagi kelompok paduan Suara Pinisi Choir baik pada tingkat lokal, nasional, dan Internasional.

            Arga : Kontributor

            Makassar 9 Oktober 2020/ musik