NEWS

Komunitas Musisi Wajo ; Doa untuk Palu

Inesia.ARTAkibat bencana gempa dan tsunami di Palu -Donggala Sulawesi Tengah yang menewaskan ratusan orang dan kerugian materil dan duka mendalam, beberapa uluran tangan dari saudara-saudara kita yang lain telah terjun ke lapangan meskipun sebagian dari mereka membantu dengan cara lain, seperti para musisi. Insya Allah semuanya akan kembali pulih dengan hikmah yang lebih besar.

Belum berapa lama terjadi bencana gempa di Lombok-Nusa Tenggara Barat pada tanggal 5/08/2018 lalu, kini kembali terjadi bencana serupa di kota Palu Sulawesi Tengah minggu tanggal 28/09/2018 ini terjadi bencana gempa dengan kekuatan 7,7 SR.

Pusat gempa berpusat di kota Palu dan sekitarnya bahkan akibat gempa tersebut mengakibatkan tsunami yang menyapu dan meratakan rumah warga dan gedung di sekitarnya.
Pada peristiwa tersebut pemerintah termasuk beberapa instansi lain langsung bertindak cepat untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

Seperti kita tau bersama bahwa dengan bencana tersebut, banyak uluran tangan/bantuan dari berbagai kalangan termasuk dari kalangan komunitas musisi untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah di Palu.

Minggu 30/09/2018, komunitas Musisi Wajo dalam hal ini langsung merespon bencana tersebut dengan melakukan suatu kegiatan penggalangan dana bantuan bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Palu-Donggala Sulawesi Tengah.

Menurut salah satu panitia sekaligus penggerak kegiatan ini Andi Gusti Ratu mengatakan “Ini adalah kegiatan rutin triwulan dari teman-teman komunitas musisi Wajo bekerjasama dengan Jatinegara Management ,TemanGna Labolong, beberapa Coffee dan berbagai komunitas yang ada di kabupaten Wajo”.

Kegiatan berupa penggalangan dana bantuan tersebut diselenggarakan selama kurang lebih empat hari dan diselenggarakan di tiga titik yaitu lapangan Merdeka Sengkang, Labolong Coffee dan Rumah Tua. Dalam event tersebut, komunitas musisi Wajo akan menampilkan beberapa band komunitas dan kolaborasi beberapa musisi Wajo.

Kemudian Andi Gusti menambahkan “selain sebagai ajang silaturrahim komunitas di Wajo, serta menjadikan musik sebagai media untuk menjaga hubungan sosial di antara kita, kami juga selalu merespon setiap ada musibah yang menimpa saudara-saudara kami di daerah lain, seperti apa yang terjadi di Palu.

Insya Allah kami akan mengirimkan bantuan berupa tenda, selimut, pakaian bayi dan lainnya”.Dengan adanya kegiatan tersebut, sekiranya dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah di Palu Sulawesi Tengah.

Makassar 30 September 2018 WITA